Competitor Intelligence System
Tidak tau apa yang kompetitor lakukan sehingga kehilangan peluang atau terkejut perubahan pasar.
Cocok untuk siapa dan hasil akhirnya
Founder, product manager, marketing lead, dan bisnis niche.
Hasil akhirnya: Competitive intelligence report dan dashboard pemantauan.
Input yang perlu disiapkan
- Data proses
- Owner keputusan
- Aturan bisnis
- Riwayat kasus
Gambaran singkat
Langkah kerja
Identifikasi 5-10 kompetitor utama
Pantau channel mereka secara rutin
Catat produk, pricing, dan campaign
Analisis kekuatan dan kelemahan
Buat competitive matrix
Update setiap bulan
Bagikan insight ke tim
Buat rekomendasi strategi
Titik yang wajib dicek manusia
Automasi tidak berarti tanpa pengawasan. Berhenti dan minta review pada titik berikut sebelum hasil dipakai keluar:
- Sebelum output dikirim ke pelanggan atau tim lintas fungsi
- Saat keputusan berdampak pada uang atau data personal
Yang bisa salah, dan cara jaga-jaga
- Input tidak lengkap
- Owner keputusan tidak jelas
- Output tidak masuk sistem tujuan
Kalau terjadi: Masukkan kasus ke queue manusia. Simpan draft tanpa mengirim ke sistem tujuan.
Checklist sebelum dianggap selesai
- Data ter-update
- Sumber tercatat
- Insight bisa ditindaklanjuti
- Tidak hanya data, tapi juga rekomendasi
- Pemantauan rutin terjadwal
Kapan layak diotomasi
Jalankan manual dulu sampai hasilnya konsisten. Otomasi baru masuk akal kalau input sudah konsisten, output punya format jelas, error bisa dideteksi, dan masih ada titik review manusia. Review log, output gagal, dan checklist setiap minggu.
Prompt yang bisa dipakai
Cara ukur keberhasilan
- Waktu proses
- Error rate
- Completion rate
- Jumlah kasus yang perlu eskalasi
Cara menjual workflow ini
Tawarkan pemantauan kompetitor atau market intelligence brief.