Email Drip Campaign
Follow-up email terlupakan atau terlalu generik sehingga lead dingin.
Cocok untuk siapa dan hasil akhirnya
Freelancer, SaaS, coach, dan bisnis dengan sales cycle.
Hasil akhirnya: Email drip campaign 5-7 email dengan segmentation.
Input yang perlu disiapkan
- Persona
- Offer
- Channel
- Metric sukses
Gambaran singkat
Langkah kerja
Tulis tujuan dan timeline campaign
Identifikasi segmen penerima
Buat 5-7 email berurutan
Tulis subject line A/B test
Set trigger dan delay
Preview di mobile
Jalankan test kecil
Optimasi berdasarkan open rate
Titik yang wajib dicek manusia
Automasi tidak berarti tanpa pengawasan. Berhenti dan minta review pada titik berikut sebelum hasil dipakai keluar:
- Sebelum campaign live
- Saat copy memuat klaim performa atau harga
Yang bisa salah, dan cara jaga-jaga
- Persona berbasis asumsi
- Metric tidak terhubung ke tujuan
- Copy overclaim
Kalau terjadi: Jalankan eksperimen kecil sebelum rollout. Hapus klaim yang belum punya bukti.
Checklist sebelum dianggap selesai
- Subject line jelas dan spesifik
- Isi relevan dengan segmen
- Ada CTA di setiap email
- Tidak spammy
- Unsubscribe link ada
Kapan layak diotomasi
Jalankan manual dulu sampai hasilnya konsisten. Otomasi baru masuk akal kalau input sudah konsisten, output punya format jelas, error bisa dideteksi, dan masih ada titik review manusia. Review log, output gagal, dan checklist setiap minggu.
Prompt yang bisa dipakai
Cara ukur keberhasilan
- Conversion rate
- Cost per lead
- Experiment velocity
- Quality of lead
Cara menjual workflow ini
Tawarkan email campaign setup atau managed email marketing.