Photography pre-production
Sesi foto sering kurang matang karena shot list dan mood belum spesifik.
Cocok untuk siapa dan tujuannya
Cocok untuk: Concept artist, illustrator, brand designer, graphic designer, photographer, 3D artist, UI designer, dan motion designer
AI membantu menyusun shot list, lighting, wardrobe, prop, dan risiko produksi.
Tools yang bisa dipakai
- Midjourney
- DALL-E
- Runway
- Canva
- Figma
- Photoshop
Langkah kerja
Tulis creative brief, format, batas brand, dan referensi yang boleh dipakai
Buat beberapa arah visual tanpa mengunci satu gaya terlalu cepat
Pilih arah yang paling sesuai tujuan dan audience
Produksi variasi dengan ukuran dan hierarki yang benar
Cek readability, artefak AI, lisensi, dan konsistensi visual
Simpan prompt, asset final, dan catatan penggunaan
Prompt yang dipakai
Output yang diharapkan
Photography pre-production brief
Cek kualitas sebelum dipakai
Sebelum hasil dipakai untuk hal penting atau dikirim ke orang lain, lewati checklist ini dulu. Bagian ini juga menandai di mana review manusia paling penting.
- Visual sesuai brief
- Teks terbaca di ukuran target
- Lisensi dan kemiripan referensi dicek
- File export sesuai channel
- Output akhir benar-benar berupa: Photography pre-production brief
Cara menjadikannya layanan
Photo shoot planning package.