Semua use case
Use case · Marketing & Sales
Buat persona dari data pelanggan nyata
Persona dibuat dari asumsi sehingga pesan tidak sesuai masalah pembeli.
Cocok untuk siapa dan tujuannya
Cocok untuk: Marketer, sales, growth team, dan founder
AI mengekstrak pola dari interview, review, dan CRM sambil memisahkan fakta dari inferensi.
Tools yang bisa dipakai
- HubSpot
- ChatGPT
- Sheets
- Perplexity
- CRM
Langkah kerja
01
Kumpulkan data pelanggan, channel, offer, dan tujuan bisnis
02
Pisahkan fakta pelanggan dari asumsi tim
03
Buat pesan, segmentasi, dan CTA berdasarkan tahap funnel
04
Cek klaim, bukti, compliance, dan relevansi channel
05
Siapkan tracking metric dan owner eksperimen
06
Review hasil lalu simpan insight untuk campaign berikutnya
Prompt yang dipakai
Use case: Buat persona dari data pelanggan nyata
Masalah: Persona dibuat dari asumsi sehingga pesan tidak sesuai masalah pembeli.
Target output: Evidence-based persona
Bahan yang tersedia: [tempel data, catatan, link, atau dokumen yang boleh dipakai]
Bantu saya menjalankan workflow ini. Pisahkan fakta, asumsi, risiko, dan bagian yang perlu review manusia. Jangan menambah data baru di luar bahan yang saya beri.
Output yang diharapkan
Evidence-based persona
Cek kualitas sebelum dipakai
Sebelum hasil dipakai untuk hal penting atau dikirim ke orang lain, lewati checklist ini dulu. Bagian ini juga menandai di mana review manusia paling penting.
- Persona berbasis bukti
- Klaim tidak berlebihan
- Metric sukses jelas
- Follow-up sesuai segmen
- Output akhir benar-benar berupa: Evidence-based persona
Cara menjadikannya layanan
Customer research sprint.