Evaluasi output AI dan quality assurance
Quality assurance untuk AI menilai apakah output akurat, aman, sesuai format, dan layak dipakai. Materi ini membahas rubric, test set, review, dan audit log.
- Membuat rubric QA
- Menguji output dengan test set
- Mencatat audit log
Sebelum mulai
- Punya satu output AI yang ingin dinilai.
- Paham risiko hallucination dan data leakage.
Konsep utama
01Rubric QA
Rubric QA berisi kriteria seperti akurasi, relevansi, kelengkapan, format, tone, sumber, dan risiko.
Kenapa penting: Rubric membuat review output lebih konsisten antar orang atau antar waktu.
Contoh: Untuk jawaban RAG, rubric mengecek apakah jawaban sesuai sumber dan citation relevan.
Yang sering keliru: Memeriksa grammar saja tetapi melewatkan fakta.
02Output validation
Output validation memastikan hasil sesuai schema, aturan bisnis, dan batas keamanan sebelum dipakai.
Kenapa penting: AI bisa menghasilkan format terlihat benar tetapi field-nya salah atau berbahaya.
Contoh: JSON output dicek tipe data, field wajib, dan nilai yang diizinkan.
Yang sering keliru: Menganggap output structured otomatis valid.
03Audit log
Audit log menyimpan input, output, reviewer, keputusan, dan perubahan penting.
Kenapa penting: Log membantu investigasi saat ada keluhan atau error berulang.
Contoh: Catat siapa menyetujui jawaban support yang dikirim ke pelanggan.
Yang sering keliru: Tidak menyimpan konteks yang cukup untuk memahami keputusan.
Cara kerjanya
AI output harus punya QA process. Untuk tulisan: cek akurasi, struktur, tone, kejelasan, dan originalitas. Untuk RAG: cek apakah sumber yang diambil relevan dan jawaban setia pada sumber. Untuk agent: cek apakah langkah benar, tool call tepat, dan action aman.
Ground truth adalah jawaban atau data acuan. Untuk task tertentu, kumpulkan contoh pertanyaan dan jawaban benar. Jalankan model berkali-kali setelah perubahan prompt, model, atau knowledge base. Ini disebut regression testing sederhana.
Evaluasi tidak hanya soal benar/salah. Kadang output benar tapi tidak berguna. Ukur juga usefulness: apakah user bisa mengambil tindakan dari output? apakah formatnya praktis? apakah butuh banyak edit?
Contoh nyata
Coba sendiri
- 1
Buat 10 test case untuk satu use case AI.
- 2
Tulis expected answer.
- 3
Jalankan AI dan skor hasilnya.
Prompt yang bisa dipakai
Cek pemahaman
Jawab dengan bahasa sendiri. Kalau masih muter-muter, baca ulang bagian yang paling nyangkut.
- 1
Apa itu ground truth?
- 2
Kenapa regression test penting?
- 3
Apa beda accuracy dan usefulness?